Jl. Lintas Sumatera, Seputih Jaya, Lampung Tengah

  • 0800 1503363
  • info@rshb-lampung.co.id

Artikel Berita & Kegiatan

Deteksi Dini Penyakit Jantung
Ayo cegah Serangan Jantung

1. Pemeriksaan oleh Dokter Spesialis Jantung

Langkah pertama adalah konsultasi ke dokter spesialis jantung. Dokter akan menggali riwayat kesehatan dan gejala yang Anda rasakan melalui pertanyaan terarah. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan fisik untuk mendeteksi adanya tanda-tanda penyakit jantung.

 

2. Pemeriksaan Darah di Laboratorium

Pemeriksaan darah bertujuan untuk melihat faktor risiko penyakit jantung seperti kadar kolesterol, gula darah, tanda-tanda prediabetes, risiko serangan jantung atau gagal jantung

 

3. Rekam Jantung (Elektrokardiografi / EKG)

Pemeriksaan EKG berguna untuk melihat aktivitas listrik dan irama jantung. Dari hasil EKG, dokter dapat mendeteksi gangguan irama jantung, gangguan otot jantung dan ketidakseimbangan elektrolit

 

4. USG Jantung (Ekokardiografi)

Melalui ekokardiografi, dokter dapat melihat struktur dan fungsi jantung, seperti, kelainan katup jantung, penyakit jantung bawaan dan fungsi pompa jantung.

 

5. Uji Latih Jantung (Treadmill Stress Test)

Dalam pemeriksaan ini, pasien diminta berjalan atau berlari di atas treadmill dengan menggunakan alat EKG. Tujuannya adalah untuk mendeteksi lebih sensitif dan spesifik adanya penyumbatan pada pembuluh darah jantung

 

6. Pemeriksaan Lanjutan

Jika diperlukan, dokter juga bisa menyarankan pemeriksaan lanjutan, seperti CT scan jantung, MRI jantung, dan Kateterisasi jantung (cathlab). Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap dan akurat mengenai kondisi jantung.

 

dr. Charles Krisnanda, Sp.JP, FIHA Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah berpesan “Melalui pemeriksaan jantung sejak dini, kita bisa mengetahui kondisi kesehatan jantung dan melakukan tindakan pencegahan lebih awal.” Jangan tunggu munculnya gejala berat! Jika Sahabat Harbun memiliki faktor risiko seperti darah tinggi, kolesterol, diabetes, kebiasaan merokok, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga, segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis jantung.

 

Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.

Charles Krisnanda, Sp.JP, FIHA (Dokter Spesialis Jantung & Pembuluh Darah)
Senin, Kamis, Sabtu   : 15.00 – 17.00

Rabu                            : 11.00 – 13.00 (Sesuai Perjanian)

 

Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :

Call Center                              : 08001503363
Whatsapp                                : 085381338887
Telegram                                 : 
@rshblampung_bot
Facebook Messenger  : 
@rshblamteng
Chat Web                                : rshb-lampung.co.id

Booking Online                      : Aplikasi Harbun-Q

Kapan Harus ke Dokter Jiwa?

Masalah kesehatan mental sering kali masih dianggap tabu di masyarakat. Banyak orang berpikir bahwa konsultasi ke dokter jiwa hanya untuk mereka yang mengalami gangguan jiwa berat. Padahal, menurut dr. Ika Andri Melana, Sp.KJ Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, psikiater bukan hanya menangani orang dengan gangguan jiwa, tapi juga membantu mereka yang memiliki masalah kesehatan jiwa yang mengganggu aktivitas sehari-hari seperti stres dan gangguan tidur.

Baca
Nyeri Lutut Saat Bekerja

Nyeri lutut adalah keadaan dimana sendi lutut terasa nyeri dan keadaan ini bisa terjadi di segala usia. Sebagian besar nyeri lutut dapat ditangani sendiri di rumah dan tidak memerlukan penanganan khusus.

Baca
Skrining Covid-19, siapa takut?

“Skrining covid merupakan pemisahan atau penyaringan dengan cara mengidentifikasi orang yg sakit melauli suatu test. Nanti di pisahkan mana yg terinfesi mana yg tidak” Agus Jaelani Kepala Instalasi Labolatorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

Baca
Nyeri Punggung Bawah

Bekerja di kantor sering kali identik dengan duduk lama di depan komputer. Namun, kebiasaan ini tanpa disadari dapat memicu keluhan nyeri punggung bawah (Low Back Pain). Kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami pekerja kantoran.

Baca
Menyiasati Minum Obat saat puasa

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Namun, ada yang harus diperhatikan bagi mereka yang perlu minum obat secara rutin. Rutinitas minum obat tersebut dapat disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Baca
Batuk Tak Kunjung Sembuh?

Pernahkah kamu mengalami batuk yang tak kunjung sembuh lebih dari 3 minggu, berkeringan di malam hari dan hilangnya nafsu makan? Hati-hati! Bisa jadi itu bukan sekadar batuk biasa, tetapi tanda dari penyakit serius, seperti TBC. Merujuk pada data WHO pada tahun 2023, diperkirakan terdapat sekitar 10,8 juta pengidap TBC di seluruh dunia. Indonesia termasuk lima besar negara dengan jumlah pengidap TB terbanyak di Asia Tenggara dengan perkiraan 821.200 kasus pada tahun 2023.

Baca