Jl. Lintas Sumatera, Seputih Jaya, Lampung Tengah

  • 0800 1503363
  • info@rshb-lampung.co.id

Artikel Berita & Kegiatan

Rehabilitasi Pasca Stroke
Kunci Pulih Fungsional dan Kemandirian

Kapan Sebaiknya Pasien Stroke Memulai Rehabilitasi?


Menurut dr. Dewi Nur Fiana, Sp.KFR., FIPM (USG)., AIFO-K, MS(K) Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, rehabilitasi medik pada pasien stroke dapat dimulai saat pasien masih dirawat di rumah sakit maupun setelah pulang. Namun, jenis dan waktu pelaksanaan rehabilitasi harus disesuaikan dengan kondisi pasien.

Macam-Macam Bentuk Rehabilitasi Medik pada Pasien Stroke


Rehabilitasi medik bagi pasien stroke sangat beragam, tergantung pada keluhan dan kebutuhan pasien. Beberapa jenis rehabilitasi yang umum dilakukan antara lain:

  • Latihan mobilisasi dan gerakan motorik kasar: Misalnya latihan berjalan atau menggerakkan tangan dan kaki yang dilakukan bersama fisioterapis.
  • Latihan gerakan halus: Seperti latihan menggenggam atau menulis, biasanya dibimbing oleh okupasi terapis.
  • Terapi bicara dan menelan: Bagi pasien yang mengalami kesulitan berbicara atau menelan.
  • Latihan memori dan kognitif: Karena tidak sedikit pasien stroke yang mengalami gangguan daya ingat atau kesulitan menerima informasi.

Faktor Penting yang Menentukan Keberhasilan Rehabilitasi


Dr. Dewi Nur Fiana, Sp.KFR., FIPM (USG)., AIFO-K, MS(K) menekankan bahwa semua jenis terapi penting, tetapi kondisi kognitif pasien memiliki peranan besar dalam menentukan keberhasilan rehabilitasi. Jika pasien masih dapat memahami instruksi dan memiliki memori yang cukup baik, peluang untuk kembali berdiri, berjalan, dan beraktivitas seperti sebelum stroke akan jauh lebih besar.

 

Kesimpulan

Rehabilitasi medik bukan hanya membantu pasien stroke untuk bisa bergerak kembali, tetapi juga mengembalikan fungsi tubuh sehingga kualitas hidup pasien dan keluarganya dapat membaik. Dengan dukungan tim medis dan program rehabilitasi yang sesuai, pasien stroke dapat mencapai kondisi fungsional yang optimal.

Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.

dr. Dewi Nur Fiana, Sp.KFR., FIPM (USG)., AIFO-K, MS(K)

Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
Senin, Selasa, Kamis  : 09.00 WIB – 12.00 WIB

Rabu, Jum’at,                 : 13.00 WIB – 15.00 WIB

Sabtu                                  : 09.00 WIB – 11.00 WIB (Khusus Tindakan)

 

Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :

Call Center                              : 08001503363
Whatsapp                                : 085381338887
Telegram                                   : @rshblampung_bot
Facebook Messenger       : @rshblamteng
Chat Web                                : rshb-lampung.co.id

Booking Online                    : Aplikasi Harbun-Q

Skrining Covid-19, siapa takut?

“Skrining covid merupakan pemisahan atau penyaringan dengan cara mengidentifikasi orang yg sakit melauli suatu test. Nanti di pisahkan mana yg terinfesi mana yg tidak” Agus Jaelani Kepala Instalasi Labolatorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

Baca
Sakit Perut Sebelah Kanan?

Pernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis

Baca
Waspada! Diabetes Bisa Merusak Retina dan Sebabkan Kebutaan

Diabetes melitus atau kencing manis bukan hanya soal gula darah tinggi saja. Penyakit ini juga menyimpan ancaman serius yang jarang disadari banyak orang. Ya, diabetes bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang bahkan berujung pada kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani sejak dini

Baca
Ancaman Kulit Saat Banjir

Musim hujan yang disertai banjir tidak hanya membawa dampak pada kerusakan lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga pada kesehatan kulit. Air banjir yang kotor dan tercampur berbagai bahan berbahaya dapat memicu berbagai masalah kulit, mulai dari yang ringan hingga berat.

Baca
Waspada Kegawatdaruratan pada Anak

Kegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.

Baca
Pentingnya Pemeriksaan Darah Rutin

Di dalam tubuh manusia, sekitar tujuh persen volume tubuhnya diisi oleh darah. Darah merupakan hal yang penting untuk memberi petunjuk apakah Anda sehat atau sakit.

Baca