Saat duri ikan tersangkut di tenggorokan, biasanya muncul gejala-gejala seperti:
Gejala-gejala ini muncul karena duri ikan bisa melukai dinding dalam tenggorokan atau menusuk lebih dalam ke jaringan sekitar.
Banyak orang mencoba mendorong duri ikan dengan makanan keras seperti nasi dan pisang. Selain itu, ada juga yang mencoba mengorek tenggorokan dengan jari atau alat lain. Sayangnya, tindakan ini justru berbahaya karena bisa menyebabkan duri terdorong makin dalam, sehingga bisa melukai jaringan tenggorokan dan meningkatkan risiko infeksi. Membuat duri semakin sulit dijangkau oleh dokter, atau bahkan menyebabkan luka yang lebih parah.
Selain keluhan nyeri atau rasa tertusuk, ada kondisi yang mengharuskan Anda segera ke fasilitas kesehatan, antara lain:
Durasi waktu juga penting: jangan menunggu terlalu lama. Sebaiknya ke dokter segera setelah merasa ada duri tersangkut, apalagi jika duri tidak hilang dalam beberapa jam. Hal ini penting karena duri yang tidak segera dikeluarkan dapat menyebabkan infeksi atau bahkan abses leher dalam yang berbahaya.
Di poliklinik atau IGD, dokter THT biasanya akan melakukan pemeriksaan menggunakan prosedur bernama laringoskopi. Laringoskopi adalah tindakan medis untuk melihat langsung ke dalam tenggorokan, terutama area faring (tenggorokan bagian atas), tonsil (amandel), hingga laring (kotak suara).
Ada dua jenis laringoskopi:
Jika duri ikan masih terlihat saat pemeriksaan, dokter akan segera mengambilnya menggunakan alat khusus seperti forceps (penjepit).
Duri ikan yang tidak segera dikeluarkan dapat menimbulkan komplikasi serius, antara lain:
Karena itu, penting untuk tidak menunda pemeriksaan ke dokter THT. Ingat, penanganan cepat dan tepat oleh tenaga medis sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Jadi, selalu waspada saat makan ikan dan jangan ragu untuk konsultasi ke dokter jika mengalami keluhan!
Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.
dr. Dewangga Leonita, Sp. T.H.T.B.T.K.L
Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher
Rabu, Jum’at, Minggu : 09.00 WIB – 11.00 WIB
Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :
Call Center : 08001503363
Whatsapp : 085381338887
Telegram : @rshblampung_bot
Facebook Messenger : @rshblamteng
Chat Web : rshb-lampung.co.id
Booking Online : Aplikasi Harbun-Q
Kegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.
BacaDiabetes melitus atau kencing manis bukan hanya soal gula darah tinggi saja. Penyakit ini juga menyimpan ancaman serius yang jarang disadari banyak orang. Ya, diabetes bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang bahkan berujung pada kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani sejak dini
BacaPernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis
BacaSerangan Jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Dalam data yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2021, kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya kita untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan jantung sejak dini. Dengan melakukan deteksi dini kita dapat mencegah komplikasi yang lebih serius. Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung secara dini.
BacaPuasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Namun, ada yang harus diperhatikan bagi mereka yang perlu minum obat secara rutin. Rutinitas minum obat tersebut dapat disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.
BacaMakanan manis dan berlemak memang menggoda selera. Kue, minuman manis, gorengan, makanan bersantan, dan daging berlemak sering menjadi favorit banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kelezatan tersebut, ada risiko kesehatan yang cukup besar jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.
Baca