Jl. Lintas Sumatera, Seputih Jaya, Lampung Tengah

  • 0800 1503363
  • info@rshb-lampung.co.id

Artikel Berita & Kegiatan

Nyeri Punggung Bawah
Masalah Sehari-hari Pekerja Kantoran

Mengapa Duduk Lama Bisa Menyebabkan Nyeri Punggung?

Pekerja kantoran biasanya duduk lebih dari 4 jam sehari. Posisi duduk yang tidak sesuai yanhg dilakukan terus-menerus membuat otot-otot tulang belakang menjadi tegang dan mudah mengalami kelelahan. Ketegangan otot inilah yang kemudian menimbulkan nyeri di area punggung bawah. Jika dibiarkan, nyeri punggung ini bisa berkembang menjadi keluhan menetap dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Faktor Lain yang Memperparah Nyeri Punggung

Selain postur duduk yang kurang baik, ada beberapa faktor lain yang dapat memperburuk nyeri punggung, di antaranya:

  • Kelainan tulang belakang, seperti skoliosis, lordosis dan kifosis.
  • Riwayat cedera, misalnya jatuh
  • Aktivitas fisik berulang, seperti sering mengangkat beban berat atau membungkuk terlalu sering.

Kombinasi faktor-faktor ini membuat risiko nyeri punggung semakin tinggi, terutama pada pekerja kantoran yang kurang memperhatikan gaya hidup sehat.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter bila:

  • Nyeri tidak berkurang meskipun sudah melakukan peregangan atau olahraga ringan.
  • Keluhan semakin sering muncul dan mengganggu aktivitas.
  • Nyeri disertai gejala lain, seperti kesemutan atau kelemahan pada tungkai.

Kesimpulan

Nyeri punggung bawah adalah masalah umum pada pekerja kantoran, terutama akibat duduk lama dengan posisi yang tidak sesuai. Meski sering dianggap sepele, kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup bila tidak ditangani dengan baik.

Dengan memperbaiki postur duduk, melakukan peregangan, dan rutin berolahraga, nyeri punggung dapat dicegah sejak dini. Namun, bila keluhan terus berlanjut dan memberat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan penanganan tepat.

 

Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.

dr. Dharmawita, Sp.S

Dokter Spesialis Saraf

Senin, Rabu                : 15.00 WIB - 17.00 WIB

Selasa, Kamis.            : 14.00 WIB - 16.00 WIB

 

Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :



Call Center                              : 08001503363

Whatsapp                                : 085381338887

Telegram                                 : @rshblampung_bot

Facebook Messenger             : @rshblamteng

Chat Web                                : rshb-lampung.co.id

Booking Online                                  : Aplikasi Harbun-Q

Skrining Covid-19, siapa takut?

“Skrining covid merupakan pemisahan atau penyaringan dengan cara mengidentifikasi orang yg sakit melauli suatu test. Nanti di pisahkan mana yg terinfesi mana yg tidak” Agus Jaelani Kepala Instalasi Labolatorium Rumah Sakit Harapan Bunda.

Baca
Sakit Perut Sebelah Kanan?

Pernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis

Baca
Mengenal Ulkus Mata

Ulkus mata adalah luka yang terjadi pada permukaan kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan bola mata. Meskipun tampak sepele, kondisi ini tergolong serius karena bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen bahkan kebutaan.

Baca
Pentingnya Pemeriksaan Darah Rutin

Di dalam tubuh manusia, sekitar tujuh persen volume tubuhnya diisi oleh darah. Darah merupakan hal yang penting untuk memberi petunjuk apakah Anda sehat atau sakit.

Baca
Rehabilitasi Pasca Stroke

Stroke bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik pasien, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup dan kondisi keluarga pasien. Meskipun fase kritis stroke telah berlalu, banyak pasien yang tetap mengalami kesulitan untuk berjalan, makan, atau bergerak, terutama jika pasien adalah tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, rehabilitasi medik menjadi langkah penting untuk membantu pasien mengembalikan fungsi tubuhnya.

Baca
Waspada Kegawatdaruratan pada Anak

Kegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.

Baca