Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Namun, ada yang harus diperhatikan bagi mereka yang perlu minum obat secara rutin. Rutinitas minum obat tersebut dapat disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan bagi orang yang perlu minum obat rutin bila ingin tetap berpuasa.
Membagi jadwal minum obat antara waktu sahur dan berbuka puasa
Penggunaan obat sebelum dan sesudah makan saat puasa
Berikut tips penggunaan obat saat puasa menurut Gadena Artesis Kepala Instalasi Farmasi Rumah Sakit Harapan Bunda.
Bila ada aturan obat diminum sebelum makan, minumlah obat 30 menit sebelum makan sahur dan/atau sebelum menyantap makanan berat saat buka puasa.
Sementara itu, penggunaan obat sesudah makan artinya Anda harus mengonsumsi obat tersebut saat kondisi lambung telah terisi makanan.
Anda bisa meminum obat kira-kira 5-10 menit setelah makan. Pastikan waktu penggunaan obat Anda sesuai dengan aturan waktu makan.
Jangan sampai karena sudah seharian berpuasa Anda langsung berbuka dengan makanan berat dan lupa kalau ada obat yang harus diminum sebelum makan.
Tertelan duri ikan atau yang sering disebut “ketulangan” adalah salah satu kasus yang cukup sering ditemui di praktek dokter THT, baik di IGD maupun poliklinik. Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan benar. Yuk, kita bahas lebih lengkap.
BacaDiabetes melitus atau kencing manis bukan hanya soal gula darah tinggi saja. Penyakit ini juga menyimpan ancaman serius yang jarang disadari banyak orang. Ya, diabetes bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang bahkan berujung pada kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani sejak dini
BacaMakanan manis dan berlemak memang menggoda selera. Kue, minuman manis, gorengan, makanan bersantan, dan daging berlemak sering menjadi favorit banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kelezatan tersebut, ada risiko kesehatan yang cukup besar jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.
BacaSerangan Jantung merupakan salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia dan di Indonesia. Dalam data yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2021, kematian akibat penyakit jantung mencapai angka 17,8 juta kematian. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya kita untuk lebih waspada dan menjaga kesehatan jantung sejak dini. Dengan melakukan deteksi dini kita dapat mencegah komplikasi yang lebih serius. Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit jantung secara dini.
BacaDi dalam tubuh manusia, sekitar tujuh persen volume tubuhnya diisi oleh darah. Darah merupakan hal yang penting untuk memberi petunjuk apakah Anda sehat atau sakit.
BacaMusim hujan yang disertai banjir tidak hanya membawa dampak pada kerusakan lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga pada kesehatan kulit. Air banjir yang kotor dan tercampur berbagai bahan berbahaya dapat memicu berbagai masalah kulit, mulai dari yang ringan hingga berat.
Baca