Kehilangan nafsu makan pada trimester awal kehamilan sering kali terjadi. Namun, jangan biarkan berlarut-larut, agar tidak membawa dampak buruk bagi kesehatan. Yuk, cari tahu cara mengatasi hilang nafsu makan saat hamil.
Ada beberapa alasan ibu hamil (bumil) kehilangan nafsu makan. Antara lain disebabkan oleh “perubahan hormon yang sedang tinggi tingginya ya itu hormon HCG, dan hormon ini biasanya akan memuncak di usia kandungan 12-14 minggu. Ini yg menyebabkan ibu hamil di usia kandungan ini sering mual dan susah untuk makan,” dr. Bayu Maulana, Sp. OG spesialis kandungan Rumah Sakit Harapan Bunda.
Setidaknya ada lima cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hilangnya nafsu makan saat hamil, yaitu:
Berbagai cara di atas dapat Bumil lakukan untuk membantu mengembalikan nafsu makan. Selain itu, Bumil juga sebaiknya mengurangi stres agar tidak kehilangan nafsu makan. Bila berat badan terus turun, ada kemungkinan Bumil mengalami gangguan kesehatan serius, seperti hiperemesis gravidarum atau gangguan tiroid. Oleh karena itu, jika Bumil terus kehilangan nafsu makan dan tidak kunjung mencapai target kenaikan berat badan yang diharapkan, berkonsultasilah kepada dokter kandungan agar dapat diberikan penanganan yang dibutuhkan.
Di dalam tubuh manusia, sekitar tujuh persen volume tubuhnya diisi oleh darah. Darah merupakan hal yang penting untuk memberi petunjuk apakah Anda sehat atau sakit.
BacaPernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis
BacaDiabetes melitus atau kencing manis bukan hanya soal gula darah tinggi saja. Penyakit ini juga menyimpan ancaman serius yang jarang disadari banyak orang. Ya, diabetes bisa menyebabkan gangguan penglihatan yang bahkan berujung pada kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani sejak dini
BacaKegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.
Baca“Skrining covid merupakan pemisahan atau penyaringan dengan cara mengidentifikasi orang yg sakit melauli suatu test. Nanti di pisahkan mana yg terinfesi mana yg tidak” Agus Jaelani Kepala Instalasi Labolatorium Rumah Sakit Harapan Bunda.
BacaMakanan manis dan berlemak memang menggoda selera. Kue, minuman manis, gorengan, makanan bersantan, dan daging berlemak sering menjadi favorit banyak orang dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di balik kelezatan tersebut, ada risiko kesehatan yang cukup besar jika dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus.
Baca